Kamis, 26 Februari 2015

Umbut Rotan, Kuliner Khas Suku Dayak



Selalu ada kuliner baru dengan cita rasa unik yang muncul di berbagai belahan Negara tercinta ini. Kreatifitas dan kebutuhan akan makanan sering melahirkan kuliner bercita rasa tinggi. Setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas kulinernya masing-masing. Salah satunya adalah sayur Umbut Rotan.
Saya yakin bahwa tidak banyak diantara anda yang mengenal Umbut Rotan.Umbut Rotan layaknya rebung yang merupakan tunas muda dari bambu.Umbut Rotan juga terbuat dari tunas muda akar rotan.

umbut-rotan-kuliner-khas-suku-dayak

Rotan banyak kita temui terutama di pulau Kalimantan. Tanaman ini tumbuh subur dan banyak kita temui di pinggir sungai maupun di rawa-rawa serta di hutan. Suku dayak menyebut rotan dengan kata “uei”.Rotan ternyata memiliki banyak manfaat.Selain dibuat sebagai perabot rumah tangga seperti kursi, meja dan keranjang serta perabotan lainnya,rotan muda juga dimanfaatkan untuk sayur. Pengolahannya tidak terlalu sulit dan rasanya sangat enak dan gurih.
Kuliner Umbut Rotan banyak kita temui terutama di Kalimantan Tengah.Pada awalnya resep ini datang dari suku dayak yang mendiami Kalimantan Tengah, dan kemudian menyebar di masyarakat. Saat ini,Umbut Rotan sudah menjadi salah satu kuliner yang paling banyak diburu ketika seseorang berkunjung ke Kalimantan Tengah.
Namun tidak seperti rebung yang bisa diolah menjadi berbagai makanan seperti isi lumpia, tepung rebung, keripik rebung, asinan rebung dan lain-lain,umbut rotan hanya dimanfaatkan sebagai sayur.
Cita rasa Umbut Rotan adalah pahit gurih dan kenyal. Pada umumnya Umbut Rotan bisa dimasak gunakanlah bumbu-bumbu sederhana seperti pada rebung.
Makanan khas Kal-Teng ini bisa kita jumpai di beberapa rumah makan tertentu, di Kalimantan Tengah. Diantara rumah makan yang menjual Umbut Rotan adalah Rumah Makan Samba yang terletak di Jalan RTAMilono Nomor 15 Palangkaraya. Harganya pun tidak terlalu mahal hanya Rp.5.000 per porsi.

Lalu bagaimana cara mengolah rumput rotan agar bisa kita nikmati?
Pada umumnya Umbut Rotan terlebih dahulu harus dibersihkan duri-durinya, kemudian kulitnya dibuang dan bagian dalamnya yang berwarna putih serta bertekstur lunak itulah yang diambil.
Bumbu utama rotan adalah bawang putih, bawang merah, kemiri, lengkuas, dan garam. Selain itu anda juga bisa menambahkan cabe dan tomat.
Bagian dalam rotan yang berwarna putih dan bertekstur lunak itulah yang kemudian diambil, dipotong-potong menjadi beberapa bagian sesuai dengan selera.Baru kemudian dimasak dengan bumbu-bumbu yang telah disebutkan di atas.Umbut Rotan biasanya disajikan bersama ikan atau sambal. Jika anda suka, anda juga bisa menyajikannya dengan ubi keladi yang di campurkan pada saat memasak sayur Umbut Rotan.
Pada masyarakat suku dayak, mereka percaya bahwa Umbut Rotan juga memiliki beberapa khasiat, diantaranya adalah untuk menyembuhkan penyakit malaria. Penyakit malaria memang banyak kita temukan di masyarakat Kalimantan yang tinggal bersama di dekat hutan atau di pinggir pinggir sungai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar